PUTRI TIDUR MALANG

oleh ; Laila Sunshine 21 September 2012 pukul 21:24

Kembali lagi seruan ombak malam
berbisik anggun menyapa kalbu
hempaskan titik titik noda yang
ingin di lenyapkan dan melebur
hingga tak terhempaskan lagi pada daratan hati

jika pelangi tetap setia mendampingi
rinai hujan hati yg lara
bersabdalah guruh bahwa
“aku (guruh) takkan bergemuruh saat
kalian berdampingan”

bertanya dlm hati..
bintang itu mengedip tanda iya
malu-malu menatap malam
inginkan segera pagi agar semua berakhir dan tenang
dan melupakan semua hal
seruan ombak..
pelangi..
rinai hujan..
dan guruh..
terbangunlah putri tidur tanpa kecupan pangeran
bak dalam dongeng indah itu..

Iklan