Maaf Gadis Kecil

Akan ku catat kau sebagai orang penting
Yang pernah singgah di palung hatiku

Kau berhasil mengajakku untuk melompat kejurang gelap
Yang membingungkan dan membuat kepalaku mati berfikir
Kau berhasil menarikku ke hutan belantara berhantu ungu
Yang selama ini kutakuti dan ku lari darinya

Maka berbanggalah kau…

Atas semua itu
Aku mnyarankan agar kau terus
Untuk tersenyum, riang dan tertawa dihadapanku
Biar ku mabuk dalam segala candumu
Biar ku puas atas segala candumu
Dan…
Biar ku bosan pada segala candumu

Suatu waktu semua senyummu
Suatu waktu semua riangmu
Suatu waktu semua tawamu
Akan ku nafikan
Dan Waktu itu telah kurancangkan

Sebelum waktu itu
Manfaatkanlah semua baikku agar keluar
Bujuklah semua jahatku agar kedalam

Dan aku telah menepati janjiku padamu
Sepanjang jalan singkat ini
Lihatlah aku yang teguh pada janji
Walau ku akan hancur lebur berkeping sebesar biji

Maka tersenyumlah terus gadis kecilku…
Maka rianglah terus gadis kecilku…
Maka tertawalah terus gadis kecilku…

4 Agustus 2011
Pagi hari menjelang sahur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s