KAU MENTARINYA

Ku sampaikan senyuman pagi
Pada buah hati yang selalu riang

Inginku ganggui,
Inginku gilai
Tapi juga ingin ku tak peduli
Dan tak jadi gila lagi

Dia memang seperti mentari
Sore hari kemaren dia terbenam dalam hati
Tapi pagi hari ini dia akan muncul kembali

Bagaimana cara membuangmu?

Kadang awan hitam menutupi meganya Dari tatapku
Seperti hari-hari belakangan ini
Tapi awan hitam mana mampu selamanya menentang mentari
Ha..ha…ha..h.a..ha….ha..

Kadang dibalik kegelapan malam
Jejak mentari masih terasa melintasi langit hati
Masih terasa hangat dan menyengat

Atau satu mentari yang hilang pada siang hari
Diganti dengan seribu mentari pada malam hari
Walaupun kecil-kecil
Tapi itu lebih menghantui

mmm….
terlalu gombal memang
tapi ku ingin lukiskan
sherly bak mentari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s