INIKAH DIA?

Apakah aku harus tertawa atau menangis
Karena permainan dunia

Aku ceritakan
Dalam bagian hidupku tertanam cita
Untuk membangun sebuah peradaban baru
Yang dibangun dengan pondasi dari dua peradaban berbeda

Citaku ini muncul
Karena aku bosan berdiri diatas binaan peradaban nenek moyang
Maka aku harus membuat modifikasi peradaban
Agar semua orang mencontohku di belakang hari
Walau pada awal kami akan dicaci

Bahwa tak perlu mempermasalahkan
Tentang peradaban mana yang terbaik
Tapi kita perlu melihat
Nilai moral apakah yang pantas ditiru atau dicampakkan dari itu

Maka aku hampir-hampir mengelilingi daratan seberang lautan
Demi cita anehku

Lalu tawa dan tangisku meledak seketika
Sebab dia untuk pembangun cita itu
Bisa saja berada disisiku saat ini
Tanpa harus menyeberang lautan menuju daratan disana

Yang lebih meledakkan tangis serta tawaku
Adalah dibalik keputus asaan
Karena kesimpulan tergesa akan nilai wanita mereka
Yang tak berharga
Ternyata dibantah dengan fakta karakter yang mantap
Walau materi masih membayang kuat

Dunia….
Jangan permainkan aku lagi

Iklan