DREAMING PHOBIA

Dahulu aku pernah bermimpi
Aku melihat kekasihku bersetubuh dengan pria lain

Lalu batu permata cincin Pecah berderai
pecahan permata itu berserakan
Namun setengah dari pecahan itu
Tinggal menetap di dadaku

Mimpi itu tak aku pedulikan
Nyata memang hatiku hancur kemudian
Kala semua mimpi itu jadi nyata
Oleh sebab itu aku benci dan tidak percaya wanita

Satu bulan yang lalu
Aku kembali bermimpi
Seseorang ku peluk dan kugenggam jemarinya
Jelas dia menggenggam balik jemariku

Tapi…
Wajahnya dia tundukkan
Aku pastikan dia begitu bukan karena malu
Dia mau ku peluk
Tapi dia tidak mau menatap
Dia tetap terpekur

Apa ini?
Adakah sesuatu yang dia simpan
Dan tak mau memberitahu?

Apakah aku harus mengabaikan mimpi lagi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s