INGIN DIA

Kuatku menggegam jejak masa lalu

Akhirnya perlahan itu terlupakan

Seperti tak sadar dalam buaian madu

Membekas dalam jiwa hari ini

Akhirnya aku dilahap candu memabukkan

Deru angin menerbangkan hayal imaji

Lalu dilangit sana terukir rasi bintang angan

Akhirnya aku sibuk tenggelam dalam hayal masa depan

Aku rebah jatuh

Entah sadar, entah tidak

Aku tindak ingin…

Tapi aku tidak bisa melawan ingin

Akhirnya aku ingin jatuh karena negasi ingin

Tapi tidak ingin setengah

Karena setengah-setengah adalah dosa

Aku membumbung melayang

Entah sadar, entah tidak

Aku tindak ingin…

Tapi aku tidak bisa melawan ingin

Akhirnya aku ingin melayang karena negasi ingin

Tapi tidak ingin setengah

Karena setengah-setengah adalah kesia-siaan

Dalam menyalahkan ingin

Aku ingin memaki tempat dan waktu

Tapi apa salah mereka?

Dalam menyesali ingin

Aku ingin memaki diri

Tapi akhirnya aku tidak ingin menyakiti hati sendiri

Dalam menyadari ingin

Aku ingin memaki dia

Tapi aku bisa menghadang ingin itu

Karena ….

Aku ingin dia…

AKU ……

INGIN ….

DIA….. AKU….. DIA….. AKU….. DIA…..

KARENA …. KARENA …. KARENA …. KARENA …. KARENA ….

DIA…..

INGIN ….

AKU ……

Minggu, 14 Juni 2011

Jam : 02.53 Wibukittinggi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s