SAHABAT

BY ; Rifqi Mubaraq

Sahabat,
ingat saat pertama kali kita bertemu?
Ketika aku mengulurkan tanganku dan kamu pun begitu
Masing-masing dari kita menyebutkan nama
Tidak ada yang spesial…tidak ada yang istimewa…
Membiarkan hari-hari berlari di sisiku
Tanpa kusadari setiap ada aku pasti ada kamu
Ketika aku sedih dan menangis kamu menyediakan bahu bahkan sesekali kamu pun ikut menangis
Ketika aku bahagia dan tertawa kamu mengangguk dan tesenyum padaku serta ikut larut canda bersama
Dan ketika aku jatuh dan seisi dunia tidak bersahabat denganku, kamu hanya menggenggam tanganku
Tapi, aku tahu itu caramu menyalurkan kekuatanmu untukku
Sahabat, bahkan aku tidak ingat kapan kita berikrar menjadi sahabat?
Karena menjadi seorang sahabat tidak perlu kata-kata
Menjadi seorang sahabat tidak perlu harta benda
Cinta, kesabaran, dan segudang maaf itu kuncinya…
Terima kasih sahabat…
Mungkin kamu adalah saudara yang Tuhan lupa berikan untukku…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s