Susu Atau Kamu?

By ; Abu Muhammad Ibrahim

Aku tidak bisa hidup tanpa susu kental manis. Pagi-pagi aku sudah duduk manis. Menikmati segelas susu panas yang sering kusebut SP. Singkatan itu memang membingungkan para pedagang minumuan karena tiga alasan. Pertama: karena istilah itu dariku, kedua; karena hanya aku saja yang memakai istilah itu, dan, ketiga; tidak ada yang sudi memungut istilah itu meski telah lama berganti waktu.Kebiasaan minum susu barulah berawal punya waktu sejak beberapa minggu di Jakarta aku.

Waktu di Aceh, aku tidak bisa melepaskan diri dari yang namanya kopi. Segelas kopi kental, sebatang samsu. Duh, dunia serasa milikku. Aku dan seluruh jiwaku merasa Tuhan menghimpun segala kenikmatan langit ke dalam sebatang samsu; semua kenikmatan bumi larut ke dalam kopi. Langit dan bumi beserta segala kenikmatannya hanya seharga tiga ribu rupiah saja. Di sini, di Jakarta, aku sudah sangat menikmati susu. Setiap munum susu aku menikmatinya.

Namun belakangan, terasa ada yang sangat nikmat, hingga membuat susu yang sedang kunikmati kehilangan rasa. Namun karena rasanya rasa nikmat yang melebihi susu itu dekat-dekat saja dari tempat aku minum susu. Jadi aku tetap terus minim susu meski aku tau yang sedang kunikmati bukan rasa susu.

Tapi tak apa, biar nanti kalau aku sudah berani akan kutanyakan pada si hitam manis penjual susu kental manis, apakah aku menikmati manis susu atau manis wajahmu. Aku akan merenung kembali, kalau memang yang kunikmati itu adalah wajah si hitam manis, aku harus mempertimbangkan beralih dari susu kental manis ke susu si hitam manis. (cat: kalimat terakhir hanya boleh dibaca usia: +18)

Mentra 58, 17 Maret 2011
(Menteng Raya, Jak-Pus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s