TERSENTAK DARI DUNIA JAHANNAM

by : Zufikri

Mengapa kau terbang meliuk mengepak

menukik dan menyambar seperti elang

Padahal kau hanya bagaikan batu karang

yang diam tenang kaku dan membisu

walau diterpa dan dihempas riak ombak dan gelombang

bahkan ketika hujan badai menerpamu

Mengapa kau meloncat kian kemari

dari satu ranting pohon ke pohon lain

bahkan dahan rapuh pun tak runtuh kau jalani

seperti tupai yang tahu selera kebebasannya

Padahal kau hanya bagaikan laba-laba

pembuat jerat yang menanti mangsa di sarang sendiri

jaring tempat kau tinggal pun

tak lebih dari kotoran perut rakusmu

Mengapa kau berkicau dan bernyanyi indah seperti murai

di waktu pagi menghidangkan siang untuk berbakti

Padahal kau hanya bagaikan kelelawar kemalaman

yang mencari makan disaat kesempatan istirahat dibentangkan

Dan kau seolah tak berbuat apa-apa

di kala mentari datang dengan menggantungkan tubuhmu

mengganti kepala jadi kaki

Mengapa kau berlari mengejar dan memburu

berambisi mebunuh

seperti harimau lapar inginkan banteng yang tersisih

Padahal engkau hanya siput kecil di tepi air

yang selalu membawa rumah bersarang cangkang

dan tetap berlindung seakan di sanalah tempat ternyaman

tempat berbelit dan berkelit

Mengapa kau berpura-pura mati dalam tidur istirahatmu

Seperti buaya muara

yang berperan sebagai kayu lapuk nan hanyut

namun siap menyerang santapan ketika lengah

Padahal kau tak lebih dari seekor anak cicak

yang diam-diam merayap

menangkap cucu nyamuk sang pemburu darah

bahkan ekormu kau jadikan kambing hitam

untuk membebaskan hidupmu dari ancaman kucing belang

Mengapa kau melilit melingkar mendesis

dan menyemburkan bisa beracun dari lidahmu

atau kobaran api dari hidungmu

seperti naga penjaga gunung merapi yang berwibawa

Padahal kau tak lebih hebat dari cacing tanah di rumpun mawar

terpesona wanginya taman ,tapi tanah yang kau telusuri

berhasrat menyuburkan ,bersemangat tuk menjaga

tapi kumbang yang menikmati

Mengapa kau meratap menangis tersedu-sedu

seperti gajah menyesali keretakan gadingnya

Belalai panjang dan badan besar berkaki kokoh

Seakan tak mampu menghapus kesedihan

Padahal engkau tak lebih hina dari si semut imut

yang mati karna manisan, gula tertumpuk pun tiada berguna

Mengapa kau jadi bertanya

tentang prikemanusiaan dan prikemalaikatan

Padahal engkau lebih memilih berprikebinatangan

Yang berprikesetanan

Maka Tuhan yang berpriketuhanan

Yang akan menunjukkan jawaban

Dari segala pertanyaan di hatimu

Advertisements

4 thoughts on “TERSENTAK DARI DUNIA JAHANNAM

  1. zulfikri says:

    mantap tampilannyo zam

    • winzalucky says:

      siiplah
      beko kalau masih ado nan paten sajak nyiak
      ambo buliah masuakkkan kan?
      oh yo lupo ambo manulis namo inyiak
      ambo edit sabanta dulu

      • zulfikri says:

        caliak catan di fb inyiak dari awal,piliah nan paten, masuak anlah……salam sajak…salam pujangga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s